Jumat, 18 Januari 2013

Kepulauan Talaud

Keindahan Pantai di Mangaran, Kabupaten Kepulauan Talaud

--- SEJARAH ---

Talaud merupakan sekumpulan pulau-pulau di lautan pasifik yang termasuk didalamnya Kepulauan Mindanau, Sangihe dan Palau. Mengapa terdapat banyak pulau di wilayah pasifik? Berdasarkan cerita rakyat Sangihe- Talaud, ada keturunan Raja Langit Gumansalangi yang turun dari kayangan, ingin mempersunting gadis desa di wilayah tersebut. Karena ditumitnya penuh kekuatan bara api, ketika ia menginjakan kakinya ke bumi, terpencarlah daratan hinggal membagi pulau-pulau tersebut yang semula adalah satu, Pada mas pe-layanan atau zending, Talaud jarang dikunjungi oleh para penyebar agama atau pendeta-pendeta dari Belanda yang datang dari Ternate, Batavia ataupun Maluku.
Dengan demikian,usaha penyebaran agama masih sangat langkah di awal tahun 1890-an, Menurut penginjil Brilman bahwa nuansa di Kepulauan Talaud sangat berbeda dengan yang ada di Sangihe. Para penduduk setempat masih mem-percayai agama animis dan ajaran korban serta darah manusia. Hal lain menurut penuturan cerita rakyat, silsilah keturunan Raja Makaampo yang berkuasa di Talaud, seorang putranya menikah dengan putri dari Mindanau.
Oleh sebab itu, terjadilah hubungan kekeluargaan yang secara nyata tidak ada pemisahan negara sebagaimana yang terjadi sekarang ini. Sejak dahulu, telah terbina hubungan kekerabatan dan kekeluargaan sehingga nyatalah kalau sekarang ada penduduk indonesia atau sangihe Talaud yang melakukan usaha perkebunan kelapa di Mindanau atau kepulauan sekitarnya. Sumber : http://www.identitasnews.com/index.php/nusa-utara.html


Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara dengan ibu kota Melonguane ini adalah salah satu kabupaten yang letaknya berada di ujung utara Indonesia dan berbatasan langsung dengan Negara tetangga yakni Filipina. Di Kabupaten Kepulauan Talaud sendiri, ada begitu banyak pulau-pulau dengan bahasa, adat, dan kebiasaan mereka masing-masing. Dahulunya, Kepulauan Talaud satu kabupaten dengan Sangihe tapi karena jarak antara Talaud dan Sangihe cukup jauh membutuhkan waktu enam jam naik kapal laut dan apabila naik pesawat waktunya sekitar 30 menit sehingga menyulitkan distribusi atau pasokan baik itu dari bidang ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Alasan lain juga adalah Kepulauan Talaud sudah bisa berdiri sendiri yakni pada tanggal 02 Juli 2002. Pulau-pulau yang ada di Talaud mempunyai keunikannya masing-masing. Nama-nama pulau tersebut antara lain Pulau Kabaruan, Pulau Salibabu, Pulau Karakelang, Pulau Nanusa, Pulau Miangas. 

--- MATA PENCAHARIAN ---

Mata pencaharian masyarakat setempat kebanyakan adalah sebagai petani atau nelayan. 


Para Nelayan
 


Perkebunan Kelapa
                                           














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar